Tata Cara Budidaya Jagung yang Lengkap

Jagung sebagai bahan makanan pengganti nasi bisa dibuat menajdi berbagai macam makanan yang rasanya lezat. Bahkan sekarang keberadaan jagung udah mulai digalakkan sebagai pengganti nasi. Nah, buat sobat yang tertarik untuk mencoba menanam jagung, di bawah ini mimin kasih pembahasannya soal budidaya jagung yang lenngkap.

Cara Budidaya Jagung Yang Lengkap

1.Cara memilih bibit

•Pilihlah bibit yang sehat, dari varietas unggul, dan mempunyai masa tumbuh yang panjang. Pilihanmu ada pada bibit jagung hibrida atau jagung yang bersari bebas. Keduanya punya segi positif dan negatif, dimana hibrida berkualitas super tapi masa tanam hanya dua kali keturunan dan bibitnya mahal, sementara yang bersari bebas kebalikannya.
•Contoh bibit jagung hibrida adalah Nakula, Composite, Permadi, Arjuna, dan lainnya.
•Untuk jagung sari bebas, pilih yang tumbuh sehat, biji berbarisan rapi dan penuh, dengan tongkol besar, udah tua umurnya, dan untuk pembibitan, jemur biji hingga kering dan ambil yang tengah,barulah biji bisa dipakai.

2.Mempersiapkan lahan tanam

Untuk lahan penanaman jagung, harus berupa lahan tanah yang gembur dan diberi bedengan. Syarat dari bedengan dan yang lainnya adalah,
•Bedengan selebar 25 sampai 30 cm dan ada drainasenya
•Untuk menjaga pH tanah, beri kapur. Tanah yang cenderung asam bakal membuat tanaman cepat mati.
•Lakukan pemupukan, pada tahap pertama dengan pupuk TSP dan urea, perbandingannya 1:1/3, di bagian kiri kanan lubang tanam sedalam 5 cm, kedua diberikan saat tanaman jagung mencapai umur 30 hari, berupa pupuk TSP, urea, KCL dengan perbandingan 1:1/3:1/3. Yang terakhir diberikan pupuk urea saat umur tanaman sampai 45 hari.

3.Mulai menanam jagung

Sebelum mulai menanam, sebaiknya perhatikan dulu pola penanaman di bawah ini, tentukan mana yang cocok dan sebaiknya digunakan,
•Tumpang sari, penanaman dengan lebih dari satu tanaman, misal jagung dan umbi-umbian
•Tumpang gilir, penanaman dilakukan secara bergilir, jadi jagung dulu, baru umbi, kacang, padi, dan seterusnya
•Bersisipan, mirip dengan pola tumpang sari tapi penanaman tanaman selanjutnya ketika tanaman pertama udah mulai panen atau udah memasuki pertengahan masa tumbuhnya.
•Campuran, dimana pada satu lahan ditanami berbagai macam jenis tumbuhan, efisien memang, tapi bisa menimbulkan penyakit atau hama yang bisa mematikan keseluruhan tanaman.

Nah, sekarang cara menanam jagung yang benar adalah,
•Dalam pembuatan lubang tanam, buat sesuai kebutuhan, semisal jagung yang akan ditanam mempunyai masa tanam pendek ya ukurannya dibuat 20×50 cm, untuk masa tanam sedang 25×75 cm, dan masa tanam panjang 40x100cm. Satu lubang sebaiknya satu benih dengan kedalaman sekitar 5 cm.
•Agar mampu menjaga pengairan, tanam jagung pada pertengahan musim penghujan atau pada akhir musim, sehingga tanaman terjamin dalam mendapatkan air.

4.Cara memelihara tanaman jagung yang ditanam

Untuk memelihara tanaman jagung, hal yang perlu dilakukan adalah,
•Mengganti benih yang nggak tumbuh dengan bibit baru
•Membasmi rumput-rumput liar yang tumbuh di sekitarnya
•Memastikan tanaman terus mendapatkan air yang cukup
•Berikan pestisida jika tanaman terkena hama atau terserang penyakit

5.Masa panen an cara panen yang tepat

Dalam memanen jagung, ada metode dan cara-cara yang harus dilakukan, antara lain,
•Memilih jagung yang sudah tua, cirinya warnanya sudah kekuningan di bagian tongkol, daun, dan batangnya
•Adanya serabut pada jagung dan klobot sudah mengering
•Buah jagungnya mempunyai biji yang keras, di dalamnya terlihat biji yang penuh dan mengkilat
•Untuk masa tanam singkat, biasanya jagung dipanen setelah 90 hari.

Yak, itulah cara budidaya jagung yang lengkap, semoga artikel bermanfaat, dan jangan lupa mencoba.

Leave a Reply