Informasi Kecantikan, Kesehatan, Ibu dan Anak

7 Cara Mengontrol Emosi dan Mengendalikan Amarah Dengan Mudah

 

Emosi merupakan sebuah kekuatan di dalam diri yang paling mengendalikan banyak hal. Emosi terbagi menjadi emosi positif dan negatif yang membuat kita merasakan sedih, marah, dan juga senang. Pernahkah Anda merasa marah ketika ada sesuatu hal yang terjadi tak sesuai dengan apa yang diharapkan?

Di situasi seperti itulah emosi negatif terkadang hadir tanpa kontrol dan membuat Anda melakukan hal – hal di luar dugaanyang dapat membuat orang di sekitar terluka. Emosi negatif inilah yang tidak baik dan harus dikontrol, supaya tak merugikan orang lain dan diri sendiri. Sesungguhnya tak ada yang salah dengan adanya emosi, sebab emosi membuat Anda lebih peka terhadap lingkungan di sekitar.

Cara Mengontrol Emosi Dengan Mudah

Emosi negatif yang tidak terkendali dapat membuat suasana hati jadi kian memburuk, depresi hingga terserang bermacam penyakit misalnya saja hipertensi atau darah tinggi.Selain itu tentunya emosi yang negatif dapat merusak hubungan sosial dengan orang lain.

Itulah sebabnya mengapa mengontrol emosi jadi sebuah hal yang penting, apa lagi hidup di tengah masyarakat atau lingkungan yang memiliki pola pikir dan pandangan yang berbeda. Berikut beberapa cara mengontrol emosi yang bisa membuat Anda lebih baik dan jauh dari tekanan.

1. Tersenyumlah

Cara mengontrol emosi yang paling mudah ialah dengan tersenyum. Meskipun hari Anda sedang buruk dan ingin meluapkan kekesalan, cobalah untuk tersenyum. Terutama pada diri Anda sendiri, lihatlah ke cermin dan coba untuk tersenyum. Jika masih sulit, coba paksakan saja.

Sebab secara fisiologis, orang yang tersenyum atau menertawakan diri sendiri akan sulit untuk marah. Emosi negatif seharusnya dilawan dengan emosi yang positif bukannya malah dituruti. Sebab apa pun bentuknya emosi negatif bukan hal yang baik untuk diri sendiri apalagi orang lain. So, keep smilling!

2. Ubah Pikiran Negatif

Emosi negatif sesungguhnya timbul dari pikiran yang selalu negatif dan tidak pernah dapat melihat sesuatu hal dari sisi positifnya. Nah, untuk mengontrol energi negatif dari semua pemikiran tersebut cobalah untuk mengubah mindset Anda. Jika ada sesuatu hal yang membuat Anda berpikiran negatif hingga memicuemosicobalah untuk tak memikirkannya terus menerus.

Ganti suasana hati, misalnya dengan pergi ke taman atau mengobrol dengan teman yang Anda suka. Energi positif dari orang lain dan lingkungan yang sehat akan membuat Anda tertular oleh pikiran yang positif juga sehingga emosi negatif akan jauh-jauh dari diri Anda.

3. Tenangkan Diri Sendiri

Dilihat dari sudut pandang manajemen marah, marah sendiri merupakan sebuah siklus agresi atau aggression cycle. Yang di dalamnya meliputi siklus eskalasi, eksplos serta pasca eksplosi. Oleh karenanya untuk memutus siklus tersebut cobalah untuk memberi jeda waktu pada diri sendiri untuk mendapat ketenangan.Ketenangan ini salah satunya bisa dilakukan dengan mengambil napas dalam-dalam. Cara ini cukup efektif untuk mengontrol emosi, dan memberikan diri Anda waktu untuk mengolah dan mengelola emosi negatif yang muncul.

Lakukan secara berulang hingga emosi yang dirasakan benar – benar mereda.
Selain itu untuk mengontrol emosi dengan menenangkan diri Anda bisa melakukan meditasi atau yoga. Gerakan dan teknik pernapasan pada olah raga yoga dinilai mampu mengontrol emosi berlebih di dalam jiwa. Dan mengolahnya menjadi energi yang positif.

4. Mencoba Melupakan

Jika dituruti, emosi negatif di dalam diri bisa saja merugikan tak hanya pada diri sendiri tetapi juga orang lain. Untuk itu cobalah untuk melupakan segala hal yang dapat memicu emosi negatif pada diri Anda. Mencoba untuk melupakan dan memaafkan setiap hal yang tak Anda sukai akan membuat Anda hidup lebih baik.

Karena Anda tak lagi terkungkung dalam lingkaran energi negatif yang membuat Anda berpikiran sempit. Emosi negatif dapat merusak hubungan sosial juga jiwa dan raga seseorang, karena setiap hal selalu terlihat negatif. Dan di situlah awal kehancuran hidup Anda. Dengan mencoba melupakan dan memaafkan Anda tak akan merasa rugi, justru pikiran Anda akan lebih bebas dan tanpa beban.

5. Bergaullah dengan Lingkungan yang Positif

Emosi negatif biasanya muncul dari lingkungan, baik dari lingkungan tempat tinggal, lingkungan kerja maupun pertemanan. Untuk itu hindari lingkungan yang membawa dampak negatif, sebab Anda tak akan mampu mengubah orang lain. Karenanya cobalah untuk bergaul di lingkungan yang lebih positif.

Lingkungan dan pertemanan yang baru kan memberi Anda kesempatan untuk mengenal hal baru. Karena sikap dan sifat positif sangat mudah menular, dengan begitu Anda dapat belajar sesuatu hal yang lebih positif dalam mengontrol emosi. Sebab emosi negatif itu perlu dikontrol bukannya diikuti.

6. Mencoba Menerima Keadaan dengan Ikhlas

Terkadangkenyataan yang terjadi tak sesuai diinginkan, dan hal tersebut membuat kita merasa marah. Seperti saat menginginkan sesuatu namun tak bisa mendapatkannya misalnya. Ketika seseorang berada dalam situasi yang tak diinginkan, seseorang cenderung tak dapat mengontrol emosi. Karena emosi muncul dari pikiran negatif yang dipikirkan berulang kali. Namun jika Anda mampu mengendalikan pikiran dan belajar ikhlas, emosi pun akan dapat dikendalikan dengan mudah.

Ikhlas merupakan sikap rela, membiarkan atau merelakan sesuatu hal yang telah terjadi yang mungkin menyakiti diri secara fisik maupun batin. Dan tidak memendam dendam atau sakit hati, sebab sakit hati merupakan awal munculnya emosi negatif.Bersikap ikhlas dalam satu waktu memang tak mudah, tetapi dengan berjalannya waktu pergaulan dan lingkungan yang telah berubah akan memupuk rasa ikhlas dan akhirnya melupakanpemicu emosi tersebut.

7. Carilah Kesibukan yang Positif

Merasakan emosi terus menerus dapat membuat Anda mengalami hipertensi, sakit kepala, dan gangguan lain secara mental.Tentunya hal ini tak baik untuk kondisi fisik maupun mental Anda. Olah raga menjadi salah satu kesibukan yang ampuh dalam mengontrol emosi.

Sebab emosi sama seperti energi berlebih yang harus disalurkan segera jika tidak dapat berakibat fatal. Cobalah menyibukkan diri dengan berolah raga, seperti lari, bersepeda, berenang bisa juga olah raga ataukegiatan lain sesuai dengan hobi yang Anda sukai.

Membuat diri sendiri jadi lebih sibuk, setidaknya akan membuat Anda sejenakmelupakan pemicu emosi. Sebab pikiran akan lebih luas dan tak akan terfokus pada masalah penyebab emosi tersebut. Lagi pula dengan berolah raga akan membuat badan jadi lebih sehat dan pikiran jadi lebih sportif dalam memandang persoalan.

Demikian cara mengontrol emosi negatif dalam diri. Memiliki emosi merupakan kodrat seorang manusia yang berakal dan berpikiran. Namun emosi tak seharusnya mengontrol hidup Anda, karena akan ada banyak dampak negatif yang akan terjadi jika dibiarkan.Untuk itu cobalah mengontrol emosi di mulai dari sekarang, semoga bermanfaat.

Leave A Reply

Your email address will not be published.